Kapan?
Mendekati launchingnya yang makin dekat, Square-Enix serta Crystal Dynamics makin terus-menerus promokan Marvel’s Avengers. Sesudah tempo hari sempat gelar War Table Stream lengkap dengan interviu kami dengan beberapa staffnya, kesempatan ini mereka akan kembali lagi datangkan livestream untuk beberapa fans yang akan mengulas semacam apa beta dari game superhero action RPGnya kelak.

Livestreamnya akan diawali pada tanggal 29 Juli jam 10:00 waktu Amerika ditempat atau tanggal 30 Juli jam 00:00 WIB. Kamu bisa melihat livestreamnya di sini. Seperti umumnya, war table akan datangkan trailer baru serta info peningkatan gamenya. Termasuk juga info content beta Marvel’s Avengers yang dapat di nikmati.

Betanya sendiri akan diawali pada tanggal 7-9 Agustus 2020 dengan cara privat cuma untuk PlayStation 4. Tentu saja ini cuma ada buat mereka yang lakukan pre-order Marvel’s Avengers. Sesaat, buat kamu yang tidak lakukan pre-order dapat nikmati betanya pada tanggal 14-16 Agustus 2020 kelak.

Buat player yang lakukan pre-order di PC serta Xbox One akan peroleh peluang mencicip betanya. Player yang pesan Marvel’s Avengers terlebih dulu akan memperoleh akses pada tanggal 14-16 Agustus. Sesaat mereka yang tidak lakukan pre-order bisa nikmati betanya pada tanggal 21-23 Agustus di PC serta Xbox One.

Marvel’s Avengers akan dikeluarkan pada tanggal 4 September 2020 di PC, PlayStation 4, serta Xbox One.

Cyberpunk 2077 masih akan dikeluarkan pada bulan November akan datang, sesudah alami penangguhan seringkali dari tanggal launching awal. Tetapi, hal itu tidak hentikan ketertarikan dari beberapa gamers untuk menunggu launching game itu. Lepas dari hal itu, belakangan ini pengembang CD Projekt Red sebagai pengembang Cyberpunk 2077 lakukan satu hal yang unik.

Dikutip dari account Twitternya, CD Projekt Red ucapkan selamat atas launching Death Stranding di platform PC pada si pengembang terutamanya Hideo Kojima. Tidak sekedar hanya perkataan, CD Projekt Red tampilkan mode Hideo Kojima berbentuk karakter game Cyberpunk 2077.

Menarik tentu saja bagaimana CD Projekt Red mengepak bentuk perkataan animo itu. Tidak tutup peluang, jika nanti Hideo Kojima akan tampil dalam game Cyberpunk 2077 untuk salah satunya karakter atau cameo pada game itu. Jika rupanya itu berlangsung, tentunya hal itu bisa menjadi satu kerjasama fenomenal yang kemungkinan tidak terbayangkan awalnya oleh beberapa gamers.

Sebatas info penambahan, Cyberpunk 2077 adalah game kembangan
CD Projekt Red yang akan dikeluarkan pada 19 November akan datang di beberapa platform seperti PC, Playstation 4, Xbox One, Xbox Series X, serta Google Stadia.

Kelihatannya ada banyak gamers fans horror terutamanya seri
Silent Hill yang belum dapat terima bukti jika projek kelanjutan dari seri game horror Hideo Kojima itu harus disetop serta cuma tersisa puing dari Playable Teasernya saja. Tetapi, karena hal itu sekarang banyak game horror yang di inspirasi untuk membuat
atmosfir menakutkan pada sebuah lorong gelap seperti apakah yang ada di projek game Hideo Kojima itu.

Under adalah salah satunya game horror yang di inspirasi dari hal itu.
Dipertunjukkan pada suatu trailer di Youtube, Under akan ambil latar waktu di tahun 1914, menceritakan mengenai seorang namanya Alexander Dockter dimana dia adalah seorang veteran World War 1 yang terjerat pada suatu kapal laut karam yang
semestinya jadi salah satu jalan untuk dapat kembali lagi pulang.
Game itu nanti akan tawarkan beberapa komponen menakutkan, tidak kecuali jump scare dengan penambahan stress factor seperti desakan dari hantaman banjir yang dapat membuat kapal itu terbenam.

Game itu tawarkan atmosfir yang sama juga dengan P.T dimana pemain
disuguhi lorong panjang dengan penyinaran kurang dan timbulnya “suatu hal”
dengan cara mendadak untuk bikin gamers berasa tidak dapat untuk mengakhiri game itu.

Sekarang ini, game itu masih juga dalam step peningkatan. Tetapi, Globiss Interactive sebagai
pengembang sudah mengkonfirmasikan jika game itu akan segera ada pada tahun ini dengan gagasan launching pada Q3 2020.

Under akan dikeluarkan di PC, Playstation 4, Xbox One, serta Nintendo Switch pada Q3 2020.

Beberapa penerbit/publisher berikut pasti tidak asing bagimu.

COVID-19 bukan jadi penghambat lagi buat beberapa developer atau penerbit/publisher untuk selalu bangun game paling baru mereka. Ini sebab mereka sudah mulai menyesuaikan dengan sistem kerja di dalam rumah serta lakukan event online. Walau E3 2020 gagal keseluruhan, tetapi beberapa penerbit/publisher tidak menyerah untuk selalu promokan gamenya lewat event lain. Entahlah event individu seperti Ubisoft Forward tempo hari atau event global seperti Gamescom 2020.

Ya, kamu tidak salah baca, Gamescom 2020 masih diadakan tetapi dengan cara online. Beberapa penerbit/publisher serta sudah melakukan komunikasi pada pihak pelaksana untuk berperan serta pada event itu. Dari mulai Xbox, Sega, Bethesda, Bandai Namco, Ubisoft, serta lainnya. Berikut daftar selengkapnya:

Berikut Siapa Saja Penerbit/publisher Yang Akan Masuk Di Gamescom 2020

  • 2p Games
  • A2 Softworks / Cybernetic Technologies
  • Activision Blizzard
  • Aerosoft
  • Afterburner Studios
  • Alersteam
  • Alien Pixel Games
  • All in! Games
  • Altergaze
  • Anshar Studios
  • Assemble Entertainment
  • astragon
  • BANDAI NAMCO Entertainment
  • Bedtime Digital Games
  • Bethesda
  • BitComposer
  • Bossa Studios
  • Bundesamt für Sicherheit in der Informationstechnik
  • Cenprom
  • Clever Plays
  • Curve Digital
  • Cybershoes GmbH
  • Dark Fracture
  • Dotemu
  • Drop Bear Bytes
  • East Games / Goblinz Studio
  • Electronic Arts
  • Egosoft
  • Enlightened Robot Entertainment
  • ESL
  • EXOR Studios
  • Fast Travel Games
  • Focus Home
  • Ford / Fordzilla
  • FRONTIER DEVELOPMENT
  • FusionPlay
  • Gamers Health United
  • Goldilock One
  • GPORTAL
  • Headup
  • Indie Arena Booth
  • IT Sonix
  • Khaylan Arts
  • Koch Media GmbH
  • Lootboy
  • Mass Creation
  • MediaMarkt eBusiness
  • Merge Games
  • Mixtvision
  • Monster Couch
  • Neowiz
  • Novaquark
  • Numbermill
  • OWN3D media GmbH
  • Payload Studios
  • Piece of Cake Studios
  • Playtra
  • Proletariat
  • SATURN XPERION
  • Scavengers Studio
  • SEGA Europe
  • Shedofideas Game Studio
  • Streamheroes
  • Strictly Limited Games
  • com
  • Tactical Adventures
  • The Fox Software
  • The Game Bakers
  • Thing Trunk
  • Third Shift Studios
  • Tin Can Studio
  • Toplitz Productions
  • Trusted Events GmbH
  • Twisted II Studio
  • Ubisoft
  • Varsav
  • Wargaming
  • Whisper Interactive (Xiamen) Co., Ltd.
  • Wired Productions
  • WP Merchandise
  • Xbox
  • Xeam Solutions
  • Yager Development GmbH
  • Yooreka Games
  • Zordix

Gamescom 2020 akan miliki tema “Playing into the future” yang konsentrasi pada beberapa faktor positif yang ada pada industri video game. Dimana dia sukses menolong beberapa orang waktu kritis corona.

Mereka akan soroti dua tren baru yaitu generasi console baru serta games at school. Dalam event ini, mereka akan bagikan info baru mengenai dua console baik PlayStation 5 serta Xbox Series X.

Sampai sekarang ini, kehadiran salah satunya seri baru dari game sepakbola tahunan kembangan Konami belum juga diketahui, Konami belum juga memberi detil apa saja lepas dari tersebarnya isu jika PES 2021 cuma bisa menjadi satu DLC saja. Selang beberapa saat dari tersebarnya isu itu, sekarang tersebar halaman Microsoft Store yang terkait dengan isu yang dihembuskan.

Lewat situs dari satu produk namanya eFootball PES 2021 Season Update, kehadiran PES 2021 kelihatannya menjumpai titik jelas. Situs itu menerangkan tentang produk PES 2021 yang kelihatannya betul-betul bisa menjadi satu DLC saja. Sama seperti yang diterangkan di bagian gambaran DLC itu, dari sana tercatat jika produk itu memang bisa menjadi sisi update dari eFootball PES 2020.

“Produk ini adalah bentuk update dari eFootball PES 2020 yang berisi beberapa update paling baru dari roster club serta pemain. Harus diingat, jika beberapa liga akan peroleh pembaharuan sesudah launching produk itu. ”

Belum juga tahu apa update itu akan didapatkan dengan gratis, seperti apakah yang mereka
lakukan pada update EURO 2020 waktu lalu atau jadi satu DLC berbayar, hal itu tentu saja
masih perlu menanti pihak Konami untuk memberi verifikasi resminya. Lepas dari hal tersebut, nanti
update yang memiliki ukuran 100MB itu akan datangkan feature yang sama juga dengan PES awalnya tetapi dengan roster club dan pemain yang lebih update.

Produk yang namanya eFootball PES 2021 Season Update itu sekarang ini belum juga dilakukan konfirmasi
dengan cara resmi oleh pihak Konami, tetapi dengan kehadirannya di Microsoft Store dengan detil
yang cukup lengkap, kelihatannya tinggal menanti waktu untuk Konami memberi perincian tentang DLC itu.

Service streaming musik spotify serta aplikasi kencan Tinder disampaikan roboh serta tidak dapat dibuka pada Jumat, (10/7/2020) malam waktu Indonesia. Beberapa pemakai iPhone merintih saat mereka berusaha untuk buka aplikasi itu yang berlangsung ialah crash.

Berdasar laporan Downdetector, sampai jam 18.40 WIB ada 12.709 laporan tekait robohnya salah satunya aplikasi service streaming musik paling populer di dunia ini.

Selain berimbas pada Tinder serta Spotify, Pinterest, salah satunya aplikasi terkenal ini disampaikan roboh serta pernah tidak dapat dipakai pada perangkat dengan pangkal iOS.

Belakangan ini, Facebook papar pemicu kenapa aplikasi-aplikasi di atas roboh hingga pernah tidak dapat dibuka. Penyebabya ialah pada software development kit(SDK) punya Facebook.

Sama seperti yang kita ketahui, bila umumnya aplikasi terkenal seperti Spotify, Tinder dkk memang sediakan satu pilihan login memakai Facebook. Dengan demikian, pemakai dapat mengintegrasikan data dari Facebook ke aplikasi lain tanpa ada perlu memencet tombol “sign-up” atau mendaftarnya.

“Belakangan ini, berlangsung perkembangan code yang menyebabkan crash untuk beberapa aplikasi iOS yang memakai SDK Facebook,” kata jubir Facebook diambil dari The Verge, Sabtu (11/7/2020).

Tetapi, Facebook memperjelas bila sekarang ini permasalahan crash itu bisa ditangani serta mereka meminta maaf atas permasalahan itu.

“Kami mengenali permasalahan secara cepat serta sudah mengakhirinya. Kami minta maaf atas ketidaknyamanan yang berlangsung,” tambah jubir Facebook.

Rupanya, ini membuka pertama kali SDK Facebook alami masalah, insiden sama pernah berlangsung pada 6 Mei kemarin.

Mereka pikirkan player dengan tangan besar.
Semenjak launching PlayStation pertama, banyak permasalahan kecil yang tidak dituntaskan secara baik oleh Sony Interactive Pertunjukan. Diantaranya ialah bentuk dari controller mesin itu, DualShock yang miliki ukuran yang sesuai dengan tangan orang Asia yang kecil. Membuat beberapa alasan buat beberapa player, terutamanya player barat untuk semakin pilih pesaingnya yang miliki controller dengan ukuran yang cocok dengan tangan mereka.

Dengan makin populernya console garapan Sony itu di pasar barat. Kelihatannya perusahaan asal Jepang itu telah pikirkan baik-baik jalan keluar dari permasalahannya. Yaitu dengan datangkan DualSense untuk PlayStation 5 untuk penutup seri controller DualShock yang sudah berevolusi semasa empat generasi.

Menariknya, menurut bocoran gambar komunitas ResetEra, controller ini kelihatannya miliki ukuran yang jauh semakin besar dibanding DualShock. Menurut gambar yang nampak cukup memberikan keyakinan dengan penyinaran yang oke itu, nampak jika DualSense miliki ukuran yang jauh semakin besar serta tebal dibandingkan DualShock. Satu hal yang tidak mengagetkan, mengingat PlayStation 5 sendiri diberitakan jadi salah satunya console paling besar yang pernah ada.

Gambar itu memang nampak benar-benar memberikan keyakinan, tetapi tidak tutup peluang jika gambar itu adalah mode 3D yang dibikin lagi, lihat sisi kanan dari controllernya yang nampak cukup palsu.

Tentu saja kami menyarankanmu tidak untuk mempercayainya 100%, sebab bisa gambar
itu cuma satu ilusi mode 3D yang dibikin dengan benar-benar baik termasuk juga penyinarannya.
Tidak kecuali dengan bentuk gambarnya yang tidak demikian jelas, mengingat camera handphone
sekarang ini, sudah dapat beri gambar yang hampir dekati camera asli. Minimal tidak seperti gambar di atas.

Survey yang diberi oleh Moonton untuk beberapa pemainnya di Mobile Legends semestinya jadi dasar untuk beberapa pengembangnya meningkatkan gamenya supaya bertambah lebih baik. Tetapi, tidak sama dengan keinginan beberapa pemainnya, umumnya dari survey itu, hanya angan – angan yang diberi oleh Moonton. Misalnya saja seperti Skin Freya yang terbaru Raven Shogun yang memperoleh survey 4 bulan lalu oleh Moonton, yang pada akhirnya memperoleh animasi entrancenya:

View this post on Instagram

Freya

A post shared by Ml_Leak MobileLegends LeakInfo (@dafrixkun) on

Walau mempunyai populeritas yang cukup rendah dilapisan beberapa pemain Mobile Legends, Tidak bisa
disangkal jika skin itu sangat bagus. Tidak itu saja, animasi yang diberi dibarengi dengan latar belakangnya
juga sangat indah, serta mempunyai persamaan dengan salah satunya skin epic limited “Alpha” yang bernilai seputar kira-kira 4500 diamond pada eranya.

Skin Raven Shogun ini diberitakan bisa menjadi skin Special mobile legends yang dihargai sebesar 899
diamond atau seputar kira-kira 200 ribu per 1 skinnya. Bila kalian beli skin itu, kalian akan memperoleh animasi ultimate yang semakin menarik dari beberapa skin awalnya.

Jemu solo hunting? Tenang, sesaat lagi akan ada AI yang temanimu.
Jadi cerita kelanjutan dari Tom Clancy’s Ghost Recon Wildlands di waktu lampau, Ubisoft berusaha untuk datangkan pengalaman yang lain di Ghost Recon Breakpoint. Mengganti sudut pandang player dari pemburu jadi barisan yang dicari karena anggota Ghost yang menentang.

Sayangnya, Ubisoft menghilangkan beberapa feature yang pernah ada di iterasi awalnya. Diantaranya ialah AI companion yang temanimu dalam tiap misimu. Minimal waktu awal launching Ghost Recon Breakpoint sampai beberapa waktu. Sebab mereka sendiri janji untuk datangkan AI di waktu tiba.

Dalam kata lain, player yang umum mainkan gamenya sendirian harus harus menelusuri Auroa seorang diri.

Sesudah sembilan bulan semenjak launching gamenya, Ubisoft pada akhirnya beri secercah keinginan buat beberapa player solo. Ini sebab dalam tempo dekat mereka akan selekasnya meluncurkan AI untuk Ghost Recon Breakpoint. Minimal itu yang mereka informasikan lewat teaser yang dapat kamu saksikan di atas.

Sampai tulisan ini turun, belumlah ada kepastian apa saja mengenai semacam apa AI yang akan didatangkan Ubisoft untuk Ghost Recon Breakpoint. Tetapi mereka janji akan menerangkannya semakin detail waktu pre-show Ubisoft Forward pada tanggal 13 Juli pagi hari kelak.

Tom Clancy’s Ghost Recon Breakpoint awalnya alami beberapa masalah waktu launchingnya. Gamenya serta peroleh kritikan yang cukup jelek dari media atau komunitasnya. Salah satunya yang membuatnya permasalahan ialah minimnya kreasi dari isinya sebab pada intinya Ubisoft cuma datangkan content yang telah berada di iterasi awalnya dengan sedikit pengembangan.

Mulai sejak itu, Ubisoft terus memberi update tidak cuma untuk meningkatkan isinya, tetapi melakukan perbaikan gamenya. Diantaranya ialah kembalikan AI companion untuk temani player solo dalam jalankan misinya.

Buat kamu yang masih tetap ingin tahu dengan Tom Clancy’s Ghost Recon Breakpoint, karena itu kamu dapat membaca ulasan kami untuk tahu mengapa gamenya tidak demikian berterima secara baik waktu peluncurannya.

Satu lagi game absurd dari developer indie.

Bila mainkan video game action, RPG, balap, simulasi, sampai taktik cukup normal untukmu, karena itu kamu perlu coba beberapa game absurd yang dibikin oleh beberapa developer indie. Bread Simulator, Goat Simulator, Totally Accurate Battlegrounds, Cuisine Royale, sampai Rock Simulator
adalah segelintir perwujudan bagaimana developer dapat membuat kamu ketawa tetapi beri kehebohan yang unik waktu memainkannya.

Kesempatan ini, salah satunya developer indie, Billy Goat Pertunjukan serta publishernya, PQube berusaha untuk memeriahkan topik absurd itu lewat game terbaru, Supermarket Shriek.

Dalam game ini kamu akan mencari supermarket di atas troli bersama-sama seekor kambing untuk melalui halangan yang ada.

Ada banyak halangan absurd yang akan ada di Supermarket Shriek. Dari mulai kaleng kacang
sampai pesumo yang akan menghalangmu di selama permainan yang terbagi dalam 38 stage itu.

Kamu bisa bermain sendirian bersama-sama kambing, co-op, sampai pvp bersama-sama empat player. Untuk memberikan tambahan dampak yang semakin absurd, kamu serta dapat mengatur ciri-cirimu memakai mic dengan meneriakinya.

Supermarket Shriek akan datangkan penyesuaian yang akan mempercantik penampilan visualmu serta kambingmu.
Ada lebih dari pada lima puluh pilihan penyesuaian, dari mulai pakaian sampai penutup kepala yang dapat diambil untuk percantik penampilan ciri-cirimu.

Supermarket Shriek gagasannya akan dikeluarkan di PC lewat Steam di tahun 2020 kelak.
Awalnya gamenya sudah dikeluarkan di PC lewat Microsoft Store serta Xbox One di tahun 2019 yang lalu.
PQube merencanakan untuk meluncurkan gamenya di PlayStation 4 bertepatan dengan waktu rilisnya di Steam.