Cara Mengecek Karyawan Penerima Subsidi Gaji

Posted on

Sampai 18 September 2020, masih ada karyawan non PNS upah di bawah Rp5 juta, penerima bantuan upah step 1 sampai 3 yang belum terima stimulan.

Diambil dari instagram Kemnaker step 1 ada 2.484.429 atau 99,38 %, step 2 ada 2.980.346 atau 99,34 % serta step 3 ada 3.069.442 atau 87,70 %.

Berarti sampai step 3 keseluruhnya yang tersalur sekitar 8.534.217 atau 94,82 %.

Sekarang ini Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang dalam proses ceklis data sebelum diberikan ke KPPN. “Step IV dalam proses ceklis data sebelum diberikan ke KPPN untuk dialirkan lewat Bank Penyalur ya Rekanaker,” catat instagram Kemnaker.

Lalu bagaimana memeriksa apa karyawan non PNS masuk ke pertolongan bantuan upah atau mungkin tidak? cek DISINI.

Berikut Jalannya:

“di web kemnaker.go.id, setelah itu daftar, setelah itu login, lantas masuk di halaman BSU. Kelak simak di paling bawah ada tulisan Selamat,” catat deacalistaaa01.

“di kemnaker.go.id, setelah itu register, terus login, terus membuka halaman BSU, kelak simak paling bawah,” tulisnya lagi.

“masuk di web kemnaker.go.id. daftar duli pakai nik ktp. Nnti cocok sudah masuk di profile. Kelak cocok paling bawah ada informasi mengenai bsu,” catat moch_razak

“Cek di situs kemnaker.go.id lantas pilih yang bantuan gaji. Hanya harus register akun dahulu. Sesudah usai kelak di infoin termasuk juga bisa atau ngganya BSU di gelombang/step ke 4 , semangat????,” kata azz.har_maulanaa.

Penting dipahami, pemerintah menganggarkan Rp37,7 triliun yang didistribusikan untuk pertolongan bantuan upah dengan sasaran pendistribusian sekitar 15,7 juta pekerja swasta serta pegawai honorer yang berpendapatan di bawah Rp5 juta.

Besaran bantuan upah yang dialirkan sebesar Rp1,2 juta untuk dua bulan sekali transfer. Berarti, per bulannya calon penerima bantuan upah terima sejumlah Rp 600.000.

Sebab program bantuan ini berjalan semasa 4 bulan, karena itu calon penerima bantuan akan memperoleh keseluruhan Rp2,4 juta sampai akhir tahun 2020.

Mengenai persyaratan calon penerima bantuan upah yang tercatat dalam Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 itu diantaranya, tercatat di BPJS Ketenagakerjaan, berpendapatan di bawah Rp5 juta, dan mempunyai nomor rekening bank yang aktif.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *