MediaTek taklukkan Qualcomm selaku pabrikasi chipset paling besar

Posted on

 

 

MediaTek mendahului Qualcomm dengan 2% dan menulis perkembangan tahunan (YoY) 5%. Sama ini, MediaTek mendapatkan predikat supplier chipset paling besar untuk pertamanya kali.

Makin tumbuh suburnya hp pada tahun 2020 membuat raksasa produsen chipset seperti Qualcomm dan MediaTek alami perkembangan pada semester ke-2 tahun ini. Atas pencapainnya, MediaTek memperhitungkan jika mereka akan mengirim 500 juta chipset 5G tahun depannya.

Laporan dari Counterpoint menjelaskan lebih dari 100 juta hp terjual pada Q3 2020 di mana MediaTek memperoleh sisi paling banyak. Berdasar laporan itu, MediaTek merampas 31% dari market share chipset hp global pada Q3 2020. Walau tidak ada di pucuk kelompok 5G, perusahaan asal Taiwan itu mendahului Qualcomm dengan 2% dan menulis perkembangan tahunan (YoY) 5% .

Baca juga : Perusahaan ini jual PlayStation 5 dengan harga Rp12 miliar

MediaTek mendapatkan predikat supplier chipset paling besar untuk pertamanya kali

Dikutip dari Gizmochina (26/12), awalnya satu laporan di pasar Application Prosesor mengutarakan jika MediaTek ketinggalan ada di belakang Qualcomm dengan 26% pada market share di Q2. Dengan begitu, MediaTek alami peningkatan besar. Dan ini disampaikan muncul karena pemasaran hp bernilai dapat dijangkau di India dan Tiongkok.

Di lain sisi, tersisa market share dihuni oleh perusahaan seperti Samsung, Huawei HiSilicon, Apple, dan UNISOC. Apple, HiSilicon, dan Apple semasing mempunyai market share 12% sesaat UNISOC mempunyai market share 4%. Sedang Huawei HiSilicon masih tetap sama dari tahun 2019 walau memperlihatkan trend pengurangan karena larangan AS.

Laporan itu menjelaskan Qualcomm ialah supplier 5G paling besar untuk Q3. Walau cuman 17% dari piranti yang dipasarkan di Q3 ialah 5G, perusahaan ini mendapatkan sisi sejumlah 39%. Dengan produksi hp yang kembali bangkit di Q3, dan pemasaran perlengkapan yang lain naik sejumlah 30%, beberapa pabrikasi sukses tumbuh semakin banyak dibanding dengan kuartal awalnya.

Direktur penelitian Dale Gai menjelaskan MediaTek sudah tingkatkan standard

dengan chipset kelas menengahnya dan sudah sukses memberikan daya 3x semakin banyak hp Xiaomi dibanding tahun 2019. Akan tetapi, Qualcomm disebutkan masih mempunyai banyak kesempatan untuk kembali lagi memimpin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *